Reses DPRD Sukabumi: Relokasi Jalan Dinilai Lebih Realistis dari Pengerasan

oleh -7 views
oleh

WARTAWIDYA.com – Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Partai Golkar, H. M. Loka Tresnajaya, menyerap berbagai aspirasi masyarakat dalam agenda Reses Kesatu Tahun Sidang 2026 yang digelar di Kampung Benda RT 04/08, Desa Benda, Kecamatan Cicurug, Sabtu (7/2/2026).

Salah satu usulan yang menjadi perhatian utama dalam pertemuan tersebut adalah rencana relokasi jalan lingkungan yang dinilai mendesak untuk menunjang akses dan aktivitas warga.

Loka mengungkapkan, pada awalnya masyarakat mengusulkan pengerasan jalan yang saat ini digunakan. Namun, setelah dilakukan peninjauan, jalan tersebut terkendala persoalan administratif sehingga tidak dapat dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Jalan yang sekarang itu tidak bisa diperbaiki kecuali ngecor sendiri. Tidak akan bisa dapat bantuan dari pemerintah karena statusnya belum selesai,” kata Loka.

Sebagai solusi, warga bersama pemerintah setempat menyepakati relokasi jalan ke titik baru yang posisinya bergeser ke sisi kiri dari jalur lama. Opsi tersebut dinilai lebih memungkinkan untuk direalisasikan karena lahan yang akan digunakan merupakan aset resmi Pemerintah Daerah (Pemda).

“Lahannya aset Pemda, jadi hanya menggeser saja. Posisinya ke pinggir, memang agak gawir, tapi lebih efisien dan bisa dimanfaatkan bersama,” ujarnya.

Ia menjelaskan, relokasi jalan tersebut tidak hanya memperbaiki akses warga, tetapi juga membuka kawasan lain yang merupakan aset Dinas Pertanian. Dengan terbukanya akses tersebut, berbagai program pemerintah berpotensi lebih mudah masuk dan dikembangkan di wilayah itu.

“Kalau nanti saya dari Komisi 3 mengajukan program, entah itu pertanian, kesehatan, atau bahkan investasi, areanya sudah terbuka dan siap,” jelasnya.

Saat ini, proses pengajuan relokasi masih berada pada tahap administrasi yang diajukan secara berjenjang mulai dari RT, RW, hingga pemerintah desa dan kecamatan. Loka mengaku telah berkomunikasi terkait rencana tersebut dan berharap seluruh tahapan dapat dikawal bersama.

“Tahapannya memang masih berjalan. Saya ingin teman-teman juga ikut mengawal supaya proses administrasinya beres,” katanya.

Rencana relokasi jalan tersebut memiliki panjang sekitar 200 meter dan akan menghubungkan RT 04 dengan RT 01. Jika terealisasi, Loka menilai dampaknya akan signifikan, tidak hanya bagi mobilitas warga, tetapi juga terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

“Kalau jalannya terbuka, tampilan kampung pasti akan berbeda. Dari pertanian, kewirausahaan, ekonomi masyarakat, bahkan potensi wisata di sini akan lebih menopang,” ungkapnya.

Ia pun menegaskan komitmennya untuk terus mendorong dan mengawal aspirasi tersebut hingga terealisasi.

“Apapun yang dibahas di sini harus berproses dan berprogres. Selama saya masih diberi amanah sebagai dewan, ini akan saya kawal,” pungkasnya.

Admin