
WARTAWIDYA.com – Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi, Ferry Supriadi, menyampaikan keprihatinannya atas insiden yang menimpa seorang siswi SD Negeri Gandasoli, Cireunghas, Nadya Putrinda Paramitha, yang gagal menyelesaikan Olimpiade Sains Nasional (OSN) akibat pemadaman listrik.
Peristiwa ini menjadi sorotan publik setelah video tangis Nadya viral di media sosial. Siswi kelas V tersebut tidak dapat melanjutkan ujian pada sesi terakhir mata pelajaran IPS karena listrik padam saat proses ujian berlangsung.
Padahal, Nadya diketahui telah mempersiapkan diri selama hampir enam bulan untuk mengikuti kompetisi bergengsi tersebut.
Ferry menilai kejadian ini sangat disayangkan, mengingat perjuangan dan harapan besar seorang anak harus terhenti akibat gangguan layanan.
“Kami sangat prihatin. Seorang anak dengan semangat dan harapan besar harus gagal karena faktor di luar kendalinya,” ujarnya.
Ia menegaskan pihaknya akan mendalami penyebab pemadaman listrik, termasuk meminta klarifikasi dari pihak PLN terkait apakah terdapat pemberitahuan sebelumnya.
Ferry juga menyoroti pentingnya tanggung jawab penyedia layanan publik terhadap masyarakat. Menurutnya, harus ada keseimbangan antara kewajiban masyarakat sebagai pelanggan dan tanggung jawab penyedia layanan.
“Jangan sampai masyarakat dikenai sanksi saat terlambat membayar, tetapi ketika pelayanan terganggu, tidak ada bentuk pertanggungjawaban,” tegasnya.
Ia pun mengajak semua pihak untuk melihat peristiwa ini dari sisi kemanusiaan, serta mendorong peningkatan kualitas pelayanan agar kejadian serupa tidak terulang.
Admin

