
WARTAWIDYA.com – DPRD Kabupaten Sukabumi menyoroti ketidakhadiran sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) dalam rapat paripurna lanjutan bersama Pemerintah Kabupaten Sukabumi, Selasa (11/8/2026).
Rapat yang berlangsung di Gedung DPRD Kabupaten Sukabumi tersebut membahas tiga agenda, yakni jawaban fraksi-fraksi DPRD atas pendapat Bupati terhadap Raperda perubahan Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2023 tentang Penyelenggaraan Ketenagakerjaan, jawaban Bupati atas pandangan fraksi mengenai Raperda Penyertaan Modal Daerah kepada Perumda Pesona Pariwisata, serta penetapan penugasan alat kelengkapan DPRD untuk membahas raperda penyertaan modal tersebut.
Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali mengatakan rapat tersebut merupakan kelanjutan dari tahapan pembahasan sebelumnya. Setelah penyampaian pendapat Bupati dan pandangan fraksi, DPRD selanjutnya akan masuk pada pembahasan raperda melalui Panitia Khusus (Pansus).
“Hari ini paripurna adalah paripurna agenda lanjutan dari paripurna sebelumnya. Sebelumnya menyampaikan pendapat fraksi, pendapat Pak Bupati. Hari ini Pak Bupati menjawab pandangan fraksi yang disampaikan, kemudian fraksi-fraksi juga menjawab apa yang disampaikan Pak Bupati,” ujar Budi.
Menurut Budi, tahapan selanjutnya akan dilanjutkan melalui pembahasan di Pansus. Untuk memastikan proses tersebut berjalan efektif, DPRD membutuhkan dukungan perangkat daerah yang berkaitan langsung dengan materi raperda.
“Mudah-mudahan nanti pemerintah daerah bisa bekerja sama dengan baik seperti selama ini. Pembahasannya bisa tepat waktu, kemudian bisa menghadirkan OPD-OPD yang memang terkait dengan Raperda yang dibahas,” katanya.
Namun, dalam rapat tersebut sejumlah fraksi DPRD menyoroti adanya perangkat daerah yang tidak hadir.
Budi menilai kehadiran OPD menjadi bagian penting dalam membangun sinergi antara DPRD dan pemerintah daerah, terutama ketika rapat membahas regulasi yang berkaitan langsung dengan tugas dan kewenangan perangkat daerah tertentu.
“Ya, itu kan harapan dari fraksi. Ada beberapa fraksi yang menyampaikan bahwa kalau di paripurna, mudah-mudahan undangan ini bisa direspons dengan baik dan dihadiri,” ungkapnya.
Budi mengatakan undangan rapat telah disampaikan kepada jajaran pemerintah daerah. Karena itu, apabila pejabat atau OPD terkait berhalangan hadir, DPRD berharap dapat menugaskan perwakilan yang memahami substansi pembahasan.
“Kita berharap undangan kami bisa direspons dengan baik dan dihadiri, sehingga sinergi antara pemerintah daerah dengan DPRD ini bisa terus berjalan dengan baik seperti selama ini,” jelasnya.
Ia juga berharap tingkat kehadiran perangkat daerah dalam rapat-rapat DPRD dapat menjadi perhatian ke depan.
“Kita hanya berharap saja bahwa rapat paripurna ini kita mengundang, pemerintah daerah juga mengundang OPD-nya sampai dengan tingkat kecamatan. Selama waktunya ada, kalaupun ini bisa diwakilkan atau mewakili, mudah-mudahan harapan kita seperti itu,” tuturnya.
Wakil Bupati Tanggapi Ketidakhadiran OPD
Wakil Bupati Sukabumi Andreas turut memberikan tanggapan terkait persoalan tersebut. Ia mengaku telah menerima informasi mengenai daftar kehadiran perangkat daerah dalam rapat paripurna dan meminta Sekretaris DPRD melakukan koordinasi terkait persoalan absensi.
“Saya sudah sampaikan dan bukti absen tadi sama saya. Memang ada beberapa yang tidak hadir berkaitan dengan pembahasan ini,” kata Andreas.
Andreas menegaskan kehadiran OPD bukan sekadar memenuhi undangan secara administratif. Menurutnya, perangkat daerah yang berkaitan dengan materi raperda perlu hadir agar dapat memahami substansi pembahasan dan memberikan dukungan sesuai tugasnya.
“Intinya, kehadiran ini adalah sebuah kewajiban. Pembahasan yang tadi, sesuai dengan harapan teman-teman Dewan dan juga disampaikan oleh Ketua, harus ada kaitan dengan perangkat daerahnya,” tegasnya.
Saat ditanya mengenai kemungkinan pemberian sanksi administrasi terhadap OPD yang tidak hadir, Andreas belum memberikan kepastian dan menyatakan hal tersebut akan dikomunikasikan terlebih dahulu dengan Bupati Sukabumi.
“Ya, itu nanti saya komunikasikan juga dengan Pak Bupati,” ujarnya.
Admin

